<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Giriwoyo Online</title>
	<atom:link href="http://www.giriwoyo.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.giriwoyo.com</link>
	<description>Website Kecamatan Giriwoyo</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Aug 2010 09:50:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Marhaban Ya Ramadhan</title>
		<link>http://www.giriwoyo.com/2010/08/marhaban-ya-ramadhan-3/</link>
		<comments>http://www.giriwoyo.com/2010/08/marhaban-ya-ramadhan-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2010 06:36:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giriwoyo.com/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[Mohon Maaf lahir dan bathin




 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Mohon Maaf lahir dan bathin<a href="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/08/ramadhan.jpg"><br />
</a><br />
</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/08/ramadhan.jpg"></a><a href="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/08/puasa.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-252" title="puasa" src="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/08/puasa.jpg" alt="puasa" width="400" height="376" /></a></p>
<p></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giriwoyo.com/2010/08/marhaban-ya-ramadhan-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blantik asal Giritontro dirampok, Rp 34 juta amblas</title>
		<link>http://www.giriwoyo.com/2010/05/blantik-asal-giritontro-dirampok-rp-34-juta-amblas/</link>
		<comments>http://www.giriwoyo.com/2010/05/blantik-asal-giritontro-dirampok-rp-34-juta-amblas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 03:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giriwoyo.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[ Wonogiri  (Espos)–Kejadian dugaan perampokan      menimpa seorang blantik (penjual sapi) warga Sumberejo, Desa Tlogosari, Kecamatan Giritontro, Minggu (30/5) pagi. Uang tunai milik korban bernama Tuiman, 60, senilai Rp 34 juta lebih amblas dilarikan oleh pelaku yang diduga lebih dari dua orang.

Keterangan yang dihimpun Espos menyebutkan peristiwa dugaan perampokan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/05/2905bacok-3-150x1502.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-212" style="margin: 10px;" title="blantik" src="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/05/2905bacok-3-150x1502-135x100.jpg" alt="blantik" width="122" height="90" /></a> Wonogiri  (Espos)</strong>–Kejadian dugaan perampokan      menimpa seorang blantik (penjual sapi) warga Sumberejo, Desa Tlogosari, Kecamatan Giritontro, Minggu (30/5) pagi. Uang tunai milik korban bernama Tuiman, 60, senilai Rp 34 juta lebih amblas dilarikan oleh pelaku yang diduga lebih dari dua orang.</p>
<p><span id="more-201"></span></p>
<p>Keterangan yang dihimpun <em>Espos</em> menyebutkan peristiwa dugaan perampokan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu korban Tuiman, seperti biasa korban dengan mengendarai motor jenis Honda GL dari rumahnya dan hendak pergi ke salah satu pasar di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Hari Minggu Pon itu, oleh korban dan rekan-rekannya dinilai hari baik untuk mencari dagangan hewan.</p>
<p>Korban sendiri, karena sudah terbiasa pagi itu tidak menaruh curiga dan bergegas ke simpang empat Giribelah, Giritontro untuk menunggu rekannya guna berangkat bersama-sama ke Pacitan. Namun baru berjalan sekitar dua kilometer dari rumahnya, dua motor telah mendekat dan menendangnya. Korban dan motornya jatuh, seketika pengendara dua motor yang diperkirakan berjumlah empat orang bergegas meringkusnya.</p>
<p>Korban dibawa ke <em>galengan </em>(pematang) yang berada di bawah jalan raya untuk digeledah. Setelah sasaran berhasil diambil, pelaku bergegas melarikan diri. Namun sebelumnya, kabel busi dan kabel lain di motor korban dipreteli dengan maksud agar tidak bisa melakukan pengejaran.</p>
<p>Kasatreskrim AKP Sugiyo setelah kejadian bersama anggota langsung turun melakukan pengecekan dan hingga Minggu siang masih mengumpulkan data-data informasi. Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto saat dihubungi <em>Espos</em> membenarkan peristiwa itu.</p>
<p>“Kami sudah berkali-kali mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyimpan uang tunai di rumah. Kalau pun menyimpan, bisa meminta pengawalan kepada anggota (polisi) jika bepergian dengan membawa uang dalam jumlah relatif besar,” ujarnya.</p>
<p>sumber : solopos.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giriwoyo.com/2010/05/blantik-asal-giritontro-dirampok-rp-34-juta-amblas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motor hajar motor, satu tewas</title>
		<link>http://www.giriwoyo.com/2010/05/motor-hajar-motor-satu-tewas/</link>
		<comments>http://www.giriwoyo.com/2010/05/motor-hajar-motor-satu-tewas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 May 2010 02:10:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giriwoyo.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[
Wonogiri (Espos)–Kecelakaan kendaraan bermotor  yang melibatkan dua pengendara motor terjadi di ruas jalan  Wonogiri-Ponorogo Km 6, Wonogiri. Satu pengendara tewas dan seorang lagi  menderita luka-luka saat peristiwa kecelakaan itu.
Informasi yang dihimpun Espos, Jumat (28/5), kecelakaan terjadi Kamis  di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri. Kecelakaan melibatkan  motor bernopol B 6388 GE [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong><a href="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/05/kecelakaan-motor.jpg" target="_blank"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-233" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="kecelakaan motor" src="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/05/kecelakaan-motor-135x100.jpg" alt="kecelakaan motor" width="135" height="100" /></a>Wonogiri (Espos)</strong>–Kecelakaan kendaraan bermotor  yang melibatkan dua pengendara motor terjadi di ruas jalan  Wonogiri-Ponorogo Km 6, Wonogiri. Satu pengendara tewas dan seorang lagi  menderita luka-luka saat peristiwa kecelakaan itu.</p>
<p>Informasi yang dihimpun Espos, Jumat (28/5), kecelakaan terjadi Kamis  di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri. Kecelakaan melibatkan  motor bernopol B 6388 GE yang dikendarai Satimun, warga Niru, Ngadirojo  Kidul, Ngadirojo dengan motor bernopol AD 6471 WG yang dikendarai  Prasetyo Wibowo, warga Watugede, Jatisrono, Wonogiri.</p>
<p><span id="more-196"></span></p>
<p>Kapolsek Ngadirojo AKP Darmanto mewakili Kapolres Wonogiri AKBP  Nanang Avianto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Korban  Sutiman tewas saat dilarikan ke RS Medika Mulya, Bulusulur, Wonogiri  atau berjarak sekitar 1 Km dari tempat kejadian.</p>
<p>“Kedua korban, baik Sutiman maupun Prasetyo dilarikan ke RS Medika  Mulya, penanganan kecelakaan langsung oleh petugas Satlantas,” ujarnya.</p>
<p>Kondisi motor bernopol AD 6471 WG ringsek. Warga Ngadirojo, Sudar  menyatakan kedua pengendara itu berjalan beriringan satu arah dari arah  timur atau Ngadirojo. Korban Sutiman sesampai di TKP berusaha berbelok,  namun dari arah belakang meluncur motor yang lain.</p>
<p><strong>tus</strong></p>
<p><strong>sumber : solopos.com<br />
</strong></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giriwoyo.com/2010/05/motor-hajar-motor-satu-tewas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bocah 10 tahun tewas tersetrum</title>
		<link>http://www.giriwoyo.com/2010/05/bocah-10-tahun-tewas-tersetrum/</link>
		<comments>http://www.giriwoyo.com/2010/05/bocah-10-tahun-tewas-tersetrum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 May 2010 02:08:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giriwoyo.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Wonogiri (Espos)–Carolina Hana, 10, meregang nyawa  akibat tersetrum listrik saat hendak menyalakan televisi di rumahnya, di  Desa Watuagung, Baturetno, Rabu (26/5) siang.
Informasi yang dihimpun (Espos), Rabu sekitar pukul 13.00 WIB,  Carolina berniat menonton televisi. Diduga, ia menyalakan televisi  sambil memegang bohlam di tangan kiri, karena saat ditemukan oleh  neneknya, Katinah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Wonogiri (Espos)</strong>–Carolina Hana, 10, meregang nyawa  akibat tersetrum listrik saat hendak menyalakan televisi di rumahnya, di  Desa Watuagung, Baturetno, Rabu (26/5) siang.</p>
<p>Informasi yang dihimpun (Espos), Rabu sekitar pukul 13.00 WIB,  Carolina berniat menonton televisi. Diduga, ia menyalakan televisi  sambil memegang bohlam di tangan kiri, karena saat ditemukan oleh  neneknya, Katinah, tangan kiri korban memegang bohlam menyala dan ada  luka di jari telunjuk tangan kirinya.</p>
<p>Katinah langsung mencabut colokan lampu dan berteriak minta tolong.  Meski ditemukan sudah tidak bernyawa, Carolina sempat dibawa ke  Puskesmas Rawat Inap Baturetno dan baru dilaporkan di Polsek Baturetno  sekitar pukul 19.00 WIB.</p>
<p>“Laporan yang saya dapat dari dokter jaga, Carolina dibawa ke  Puskesmas sekitar pukul 14.00 WIB, sudah dalam keadaan tidak bernyawa,”  ungkap Plt Kepala Puskesmas Rawat Inap Baturetno, dr Budi Ashari, kepada  Espos, Kamis (27/5).</p>
<p>sumber :  solopos.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giriwoyo.com/2010/05/bocah-10-tahun-tewas-tersetrum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada bayangan merah, siswi kelas XI kesurupan</title>
		<link>http://www.giriwoyo.com/2010/05/ada-bayangan-merah-siswi-kelas-xi-kesurupan/</link>
		<comments>http://www.giriwoyo.com/2010/05/ada-bayangan-merah-siswi-kelas-xi-kesurupan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 08:07:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wonogiren]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giriwoyo.com/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[By Trianto Heri  Suryono on 25 Mei 201
Wonogiri (Espos)–Kejadian kesurupan menimpa  siswi kelas XI SMAN 1 Pracimantoro, Wonogiri, Selasa (25/5).    Berapa  siswa yang terkena masih simpang siur, namun pihak sekolah mampu  menyadarkan kembali siswinya yang tertimpa kesurupan itu.
Keterangan yang diperoleh Espos menyebutkan kejadian kesurupan  menimpa para siswi di SMAN 1 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/05/setanmerah2.jpeg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-184" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="setanmerah" src="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/05/setanmerah2-100x100.jpg" alt="setanmerah" width="100" height="100" /></a>By <span><a href="http://www.solopos.com/author/trianto_tus/">Trianto Heri  Suryono</a></span> <span>on</span> <abbr title="Selasa, 25 Mei 2010 | 15:03">25 Mei 201</abbr></p>
<p><abbr title="Selasa, 25 Mei 2010 | 15:03"></abbr><strong>Wonogiri (Espos)</strong>–Kejadian kesurupan menimpa  siswi kelas XI SMAN 1 Pracimantoro, Wonogiri, Selasa (25/5).    Berapa  siswa yang terkena masih simpang siur, namun pihak sekolah mampu  menyadarkan kembali siswinya yang tertimpa kesurupan itu.</p>
<p>Keterangan yang diperoleh Espos menyebutkan kejadian kesurupan  menimpa para siswi di SMAN 1 Pracimantoro itu. Kejadian diperkirakan  sekitar pukul 09.00 WIB atau saat mata pelajaran Bahasa Indonesia.  Mayoritas pelajar yang terkena adalah siswi jurusan IPA. Tidak diketahui  apa penyebab awalnya, sehingga tiba-tiba siswi di kelas itu  menjerit-jerit.</p>
<p><span id="more-177"></span></p>
<p>Kepala SMAN 1 Pracimantoro, Sumarman saat mengonfirmasi membenarkan  kejadian itu. “Saya memang tidak ada di sekolah saat kejadian, karena  sedang rapat dinas di kabupaten. Namun demikian, kami mendapatkan  informasi melalui telepon dan terus berkomunikasi terkait kejadian  kesurupan itu,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Sumarman mengatakan dari komunikasi dengan Wakasek  Kurikulum, Warsito, semua siswi yang kesurupan sudah bisa disembuhkan.  “Anak-anak kami pulangkan pagi untuk menghindari kejadian lebih besar.”</p>
<p>Sementara itu, informasi lain menyebutkan siswi jurusan IPA saat  mengikuti Mapel Bahasa Indonesia tiba-tiba menjerit. Siswi yang  kesurupan saat sembuh malu ketika harus menceritakannya, karena saat  mengikuti Mapel Bahasa Indonesia tiba-tiba ruangan berubah menjadi merah  menyala. “Guru tidak tampak, yang tampak hanya bayangan merah menyala  dan berkata pergi…pergi,” ujar salah satu guru lain yang minta namanya  tidak disebutkan.</p>
<p>sumber: solopos.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giriwoyo.com/2010/05/ada-bayangan-merah-siswi-kelas-xi-kesurupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TURUT BERDUKA CITA</title>
		<link>http://www.giriwoyo.com/2010/05/turut-berduka-cita/</link>
		<comments>http://www.giriwoyo.com/2010/05/turut-berduka-cita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 09:23:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giriwoyo.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[
INNALILLAHI WAINNAILAIHI RAJIUNN, turut berduka  atas wafatnya ibunda/ istri tercinta,  semoga ALLAH SWT ampuni  segala dosa, ringankan hisabnya dan menempatkan ibu dalam posisi yang  istimewa di alam kubur.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;"><a href="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/05/pemakaman-ainun-habibie.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-190" title="Pemakaman Ainun Habibie" src="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/05/pemakaman-ainun-habibie.jpg" alt="Pemakaman Ainun Habibie" width="300" height="218" /></a></h3>
<h3 style="text-align: center;"><span>INNALILLAHI WAINNAILAIHI RAJIUNN, turut berduka  atas wafatnya ibunda/ istri tercinta,  semoga ALLAH SWT ampuni  segala dosa, ringankan hisabnya dan menempatkan ibu dalam posisi yang  istimewa di alam kubur.</span></h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giriwoyo.com/2010/05/turut-berduka-cita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belasan rumah di Wonogiri terendam banjir</title>
		<link>http://www.giriwoyo.com/2010/05/belasan-rumah-di-wonogiri-terendam-banjir/</link>
		<comments>http://www.giriwoyo.com/2010/05/belasan-rumah-di-wonogiri-terendam-banjir/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 08:17:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wonogiren]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giriwoyo.com/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[Wonogiri (Espos) --Belasan rumah di Lingkungan Sukorejo dan Kedungringin, Kelurahan Giritirto, Wonogiri kembali terendam banjir akibat meluapnya air Sungai Bengawan Solo. Hingga Minggu (16/5), ketinggian air masih mencapai perut orang dewasa.

Awal April 2010 lalu, wilayah tersebut juga tergenang banjir sampai lutut orang dewasa. Bahkan ada satu rumah di wilayah Kedungringin yang dilaporkan rusak.
Banjir kali ini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Wonogiri (Espos) -</strong>-Belasan rumah di Lingkungan Sukorejo dan Kedungringin, Kelurahan Giritirto, Wonogiri kembali terendam banjir akibat meluapnya air Sungai Bengawan Solo. Hingga Minggu (16/5), ketinggian air masih mencapai perut orang dewasa.</p>
<p><span id="more-174"></span></p>
<p>Awal April 2010 lalu, wilayah tersebut juga tergenang banjir sampai lutut orang dewasa. Bahkan ada satu rumah di wilayah Kedungringin yang dilaporkan rusak.</p>
<p>Banjir kali ini, menurut keterangan warga terjadi sejak Jumat (14/5) petang, hampir bersamaan dengan pembukaan pintu air (spillway) Waduk Gajah Mungkur (WGM). Air kemudian mengalami penyurutan pada Sabtu (15/6) pagi, tapi naik lagi malam harinya.</p>
<p>Karena genangan air yang masih cukup tinggi, warga setempat terpaksa mengungsi ke rumah-rumah tetangga atau famili, yang jaraknya dekat. Warga tidak berani terlalu jauh meninggalkan rumahnya karena khawatir dengan keselamatan barang-barang mereka yang mereka simpan di anjang-anjang (rak yang dibuat di bawah atap menyerupai loteng.</p>
<p>“Rumah-rumah yang tergenang air, masih sama dengan banjir sebelumnya, yaitu sekitar sembilan sampai 12 rumah. Kalau melihat ketinggian air dan cuaca yang terus mendung begini, mungkin sampai dua hari ke depan banjir ini belum akan surut,” kata salah satu warga Sukorejo yang rumahnya, Wagino, saat ditemui &lt;I&gt;Espos&lt;I&gt;, Minggu.</p>
<p>Wagino mengenang, banjir kali ini adalah kali kedua dalam dua bulan. Menurutnya hal itu sangat mengganggu aktivitas mencari nafkah. Namun demikian, ia tidak berniat untuk pergi atau pindah dari daerah tersebut. “Warga sini sudah biasa dengan banjir. Lagipula banjirnya tidak setiap saat. Setelah 2007 lalu, baru banjir lagi awal April dan Mei 2010 ini,” katanya.</p>
<p>Hal senada diungkapkan warga lain, Sari. Menurutnya, wilayah itu memang sudah menjadi langganan banjir sehingga warga tidak lagi kaget setiap banjir datang.</p>
<p>Pantauan Espos, hingga Minggu siang, dua pintu spillway WGM masih dibuka dua pintu dengan debit mencapai 250 m3/detik, di samping pengeluaran untuk turbin PLTA dengan debit 57 m3 per detik. Belum bisa dipastikan kapan pintu itu akan ditutup kembali. Pasalnya, hingga kemarin, ketinggian permukaan air (elevasi) WGM masih 136,56 meter, atau sekitar 60 cm lebih tinggi dibandingkan pola normal yang seharusnya yaitu 135,95 m.</p>
<p>Kepala Divisi Air dan Sumber Air Perum Jasa Tirta (PJT) I, Winarno Susiladi, dalam suratnya yang disampaikan ke kantor pengelola pintu air WGM, kemarin mengungkapkan, pembukaan pintu air tersebut dengan mempertimbangkan kondisi tinggi muka air di stasiun pemantauan Jurug yang masih siaga hijau. Selain itu, pihaknya juga telah menginstruksikan pemantauan di stasiun pemantau curah hujan di Jatisrono, Tirtomoyo, Batuwarno dan Pracimantoro, serta ketinggian air di WGM sendiri.</p>
<p><strong>shs</strong></p>
<p><strong>sumber : solopos.com<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giriwoyo.com/2010/05/belasan-rumah-di-wonogiri-terendam-banjir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kasus DBD tinggi, 3 kecamatan diwarning</title>
		<link>http://www.giriwoyo.com/2010/03/kasus-dbd-tinggi-3-kecamatan-diwarning/</link>
		<comments>http://www.giriwoyo.com/2010/03/kasus-dbd-tinggi-3-kecamatan-diwarning/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 03:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giriwoyo.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Wonogiri, yakni Baturetno, Wonogiri, dan Giriwoyo mendapatkan peringatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat karena jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) tertinggi selama dua bulan terakhir.

Warga di tiga wilayah itu diminta meningkatkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Informasi yang diperoleh Espos, sebanyak 307 kasus DBD terjadi sepanjang Januari-Februari 2010. Perinciannya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Wonogiri, yakni Baturetno, Wonogiri, dan Giriwoyo mendapatkan peringatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat karena jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) tertinggi selama dua bulan terakhir.</p>
<p><span id="more-163"></span></p>
<p>Warga di tiga wilayah itu diminta meningkatkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Informasi yang diperoleh Espos, sebanyak 307 kasus DBD terjadi sepanjang Januari-Februari 2010. Perinciannya, di Baturetno 62 kasus, Wonogiri 47 kasus dan Giriwoyo 35 kasus. Sisanya 163 kasus, tersebar di 22 kecamatan lain.  Kepala bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) DKK Wonogiri, dr Tuty Darsari, Minggu (7/3), mengungkapkan, pihaknya memberikan surat peringatan ke Camat Baturetno, Wonogiri dan Giriwoyo agar meningkatkan kewaspadaan dan mengintensifkan PSN .  “Musim hujan kali ini kan memang agak berbeda dengan sebelumnya. Hujannya jarang-jarang dan justru itulah yang membahayakan. Banyak air akan menggenang dalam waktu lama dan menjadi media yang baik sekali untuk pertumbuhan jentik-jentik nyamuk DB,” jelas Tuty.  Kasi Pengendalian Penyakit Bidang P2PL, Supriyo menambahkan, mulai Maret ini, pihaknya mengadakan sosialisasi tentang PSN. Sebanyak 48 desa dengan fokus di tiga kecamatan yang memiliki angka kasus DB paling tinggi, siap didatangi oleh tim sosialisasi.</p>
<p>sumber : http://www.solopos.com/2010/wonogiri/kasus-dbd-tinggi-3-kecamatan-diwarning-16058</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giriwoyo.com/2010/03/kasus-dbd-tinggi-3-kecamatan-diwarning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bangunan rusak, Museum Karst belum dibuka untuk umum</title>
		<link>http://www.giriwoyo.com/2010/02/bangunan-rusak-museum-karst-belum-dibuka-untuk-umum/</link>
		<comments>http://www.giriwoyo.com/2010/02/bangunan-rusak-museum-karst-belum-dibuka-untuk-umum/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 02:27:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wonogiren]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giriwoyo.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[By on 18 Februari 2010
 Wonogiri (Espos)–Meski sudah diresmikan sejak lebih    dari setengah tahun lalu, Museum Karst Dunia di        Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri  belum juga dibuka untuk umum. Belakangan, bahkan  tersiar kabar beberapa bagian di dalam bangunan      museum itu mulai mengalami kerusakan seperti atap  yang bocor dan cat tembok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>By on 18 Februari 2010<br />
<a href="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/02/musium-karst-dunia.JPG"><img class="size-thumbnail wp-image-154 alignleft" style="margin-top: 1px; margin-bottom: 1px; border: 1px solid #000000;" title="musium karst dunia" src="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/02/musium-karst-dunia-135x100.jpg" alt="musium karst dunia" width="135" height="100" /></a> Wonogiri (Espos)–Meski sudah diresmikan sejak lebih    dari setengah tahun lalu, Museum Karst Dunia di        Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri  belum juga dibuka untuk umum. Belakangan, bahkan  tersiar kabar beberapa bagian di dalam bangunan      museum itu mulai mengalami kerusakan seperti atap  yang bocor dan cat tembok mengelupas.</p>
<p><span id="more-153"></span></p>
<p>Belum dibukanya Museum Karst Dunia untuk kalangan umum itu kerap membuat pengunjung yang sudah jauh-jauh datang untuk melihat-lihat museum itu jadi kecele, seperti yang dialami Prayogo, 29. Bersama keponakannya, Adi, 17, Rabu (17/2) siang kemarin dia datang ke Museum Karst Dunia.</p>
<p>Warga Dusun Dayakan, Desa Joho, Pracimantoro yang sedang libur selama dua hari dari pekerjaannya di Bekasi itu mengaku sudah sangat penasaran ingin melihat museum itu dari dekat.</p>
<p>“Saya tahu tentang museum ini dari berita di koran. Saya begitu penasaran, kayak apa sih museum ini, kok sampai presiden sendiri yang meresmikan. Makanya, waktu saya mendapat libur dua hari ini, saya sengaja datang ke tempat ini. Eh, malah museumnya belum dibuka untuk umum,” jelas Prayogon.</p>
<p>Dia dan keponakannya itupun akhirnya hanya berfoto-foto di halaman museum, kemudian melanjutkan perjalanan untuk melihat goa-goa yang banyak tersebar di kawasan itu.</p>
<p>Pantauan Espos, museum yang menurut prasasti yang ada di halaman museum diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tanggal 30 Juni 2009 itu memang belum dibuka. Pintunya yang terbuat dari kaca terkunci dan ditempeli tulisan berbunyi “Mohon Maaf, Museum Belum Dibuka Untuk Umum”. Sementara dari dalam museum, terdengar suara seperti orang sedang  melakukan renovasi bangunan.</p>
<p>Salah seorang pegawai museum, Nur, mengatakan, museum itu memang belum dibuka untuk umum karena masih dalam masa perawatan. Beberapa koleksi dan anjungan belum selesai ditata. Diperkirakan baru Maret 2010 nanti museum itu bisa dibuka untuk umum.</p>
<p>Informasi yang dihimpun Espos, Museum Karst Dunia di Pracimantoro mulai dibangun pada 2008 lalu dengan anggaran dari pemerintah pusat melalui Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dana yang dikucurkan pemerintah pusat mencapai lebih dari Rp 11 miliar untuk bangunan utama. Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng juga mengucurkan dana sekitar Rp 6 miliar untuk infrastruktur pendukung, seperti lapangan parkir, masjid dan sebagainya.</p>
<p>Belakangan tersiar kabar, bagian dalam bangunan museum itu mulai rusak, beberapa bagian atapnya bocor dan cat dindingnya mengelupas. Namun, Pemkab, seperti dikatakan Bupati H Begug Poernomosidi, saat menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi terhadap nota pengantar RAPBD 2010, Selasa (16/2) lalu berdalih, saat ini, Museum Karst Dunia masih dalam masa pemeliharaan dan tanggung jawab pihak kontraktor.</p>
<p><em>sumber : http://www.solopos.com/2010/wonogiri/bangunan-rusak-museum-karst-belum-dibuka-untuk-umum-15125</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giriwoyo.com/2010/02/bangunan-rusak-museum-karst-belum-dibuka-untuk-umum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wonogiri terancam kekurangan guru</title>
		<link>http://www.giriwoyo.com/2010/02/wonogiri-terancam-kekurangan-guru/</link>
		<comments>http://www.giriwoyo.com/2010/02/wonogiri-terancam-kekurangan-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 09:45:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giriwoyo.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[By mufid on 10 Februari 2010
Wonogiri (Espos)–Kabupaten Wonogiri terancam kekurangan guru dalam jumlah besar menyusul akan adanya 1.500-an guru yang pensiun pada 2013 mendatang. Apalagi, pengadaan guru saat ini sangat tergantung pada kuota dari Kementerian Pendayagunaan  Aparatur Negara (PAN).
Komisi IV DPRD Wonogiri, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pelaksanaan dana alokasi khusus (DAK) ke Kecamatan Karangtengah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><a href="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/02/guru.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-150  alignleft" title="guru" src="http://www.giriwoyo.com/wp-content/uploads/2010/02/guru-126x100.jpg" alt="guru" width="126" height="100" /></a></span><span>By</span> <span><a title="mufid" href="http://www.solopos.com/author/bagoesmoefied/">mufid</a></span> <span>on</span> <abbr title="Rabu, 10 Februari 2010 | 22:21">10 Februari 2010</abbr></p>
<p><strong>Wonogiri (Espos)–</strong>Kabupaten Wonogiri terancam kekurangan guru dalam jumlah besar menyusul akan adanya 1.500-an guru yang pensiun pada 2013 mendatang. Apalagi, pengadaan guru saat ini sangat tergantung pada kuota dari Kementerian Pendayagunaan  Aparatur Negara (PAN).</p>
<p>Komisi IV DPRD Wonogiri, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pelaksanaan dana alokasi khusus (DAK) ke Kecamatan Karangtengah mendapati masih banyaknya SD yang kekurangan guru. Bahkan ada SD yang hanya memiliki empat guru.</p>
<p><span id="more-136"></span></p>
<p>Padahal, untuk guru-guru yang bertugas di daerah terpencil seperti Karangtengah, sudah ada tunjangan khusus daerah terpencil.</p>
<p>“Saya tidak hapal nilai tunjangannya, tapi yang jelas dana untuk itu ada. Tapi yang saya herankan kok di Karangtengah masih saja kekurangan guru. Ke depan, diharapkan SKPD terkait, dalam mengajukan formasi guru lebih banyak diarahkan untuk sekolah di daerah terpencil,” ungkap Sekretaris Komisi IV DPRD Wonogiri, Ngadiyono, kepada Espos, Selasa (9/2).</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri, Suparno, ditemui di sebuah acara di Wonogiri, Rabu (10/2), mengungkapkan, kekurangan guru dan tenaga pengajar di Kota Gaplek sebenarnya merupakan masalah klasik.</p>
<p>Saat ini saja, Wonogiri masih kekurangan sekitar 1.000 orang guru, terutama yang paling banyak adalah guru SD. Jumlah itu masih akan ditambah dengan sekitar 1.500-an guru yang pensiun pada 2013.</p>
<p>Jika kekurangan guru itu tidak diantisipasi, Suparno mengaku khawatir, Wonogiri akan mengalami kekurangan guru dalam jumlah besar dalam beberapa tahun mendatang.</p>
<p>Pada bagian lain, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD ) Wonogiri, Reni Ratnasari, saat dihubungi Espos, mengatakan, penempatan guru di daerah merupakan kewenangan Dinas Pendidikan.</p>
<p>Sumber : solopos.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giriwoyo.com/2010/02/wonogiri-terancam-kekurangan-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
